Minggu, 17 Mei 2026

Press Release IPC TPK Maret 2026 (Kerjasama)





Ramadan Jadi Momentum Berbagi, IPC TPK Salurkan 1.730 Paket Sembako
Jakarta, 6 Maret 2026 – Di balik kelancaran arus logistik di pelabuhan, terdapat peran penting para pekerja lapangan dan masyarakat sekitar yang turut menjaga aktivitas pelabuhan tetap berjalan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memanfaatkan momentum Ramadan untuk berbagi dengan menyalurkan 1.730 paket sembako melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
 
Bantuan ini diberikan kepada berbagai kelompok yang berperan dalam mendukung aktivitas kepelabuhanan, di antaranya Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), tenaga kebersihan, tenaga pengamanan pelabuhan, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan di wilayah operasional IPC TPK.
 
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah operasional perusahaan, dengan penyerahan simbolis di Area Tanjung Priok oleh Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko IPC TPK kepada perwakilan penerima manfaat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga kelancaran aktivitas pelabuhan.
 
Setiap paket sembako berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, mi instan, kopi, teh, mentega, serta biskuit yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga serta meringankan beban para penerima manfaat dalam menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.
 
Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat bagi para pekerja dan masyarakat di sekitar pelabuhan.
 
“Kelancaran aktivitas pelabuhan tidak lepas dari peran banyak pihak, mulai dari para pekerja di lapangan hingga masyarakat di sekitarnya. Melalui momentum Ramadan ini, kami ingin berbagi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka sekaligus membantu meringankan kebutuhan keluarga selama menjalani ibadah puasa,” ujar Pramestie.
 
Salah satu buruh pelabuhan (TKBM) di Area Tanjung Priok turut menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa paket sembako yang diterima sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama bulan Ramadan.
 
Melalui program TJSL ini, IPC TPK berharap kehadiran perusahaan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap kelancaran logistik nasional, tetapi juga memberikan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mencerminkan nilai Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) melalui pemberian manfaat yang inklusif bagi berbagai kelompok penerima di sekitar wilayah operasional perusahaan.


 
Ramadan Jadi Momentum Berbagi, IPC TPK Salurkan 1.730 Paket Sembako
Jakarta, 5 Maret 2026 – Di balik kelancaran arus logistik di pelabuhan, terdapat peran penting para pekerja lapangan dan masyarakat sekitar yang turut menjaga aktivitas pelabuhan tetap berjalan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memanfaatkan momentum Ramadan untuk berbagi dengan menyalurkan 1.730 paket sembako melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
 
Bantuan ini diberikan kepada berbagai kelompok yang berperan dalam mendukung aktivitas kepelabuhanan, di antaranya Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), tenaga kebersihan, tenaga pengamanan pelabuhan, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan di wilayah operasional IPC TPK.
 
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah operasional perusahaan, dengan penyerahan simbolis di Area Tanjung Priok oleh Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko IPC TPK kepada perwakilan penerima manfaat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga kelancaran aktivitas pelabuhan.
 
Setiap paket sembako berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, mi instan, kopi, teh, mentega, serta biskuit yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga serta meringankan beban para penerima manfaat dalam menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.
 
Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat bagi para pekerja dan masyarakat di sekitar pelabuhan.
 
“Kelancaran aktivitas pelabuhan tidak lepas dari peran banyak pihak, mulai dari para pekerja di lapangan hingga masyarakat di sekitarnya. Melalui momentum Ramadan ini, kami ingin berbagi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka sekaligus membantu meringankan kebutuhan keluarga selama menjalani ibadah puasa,” ujar Pramestie.
 
Salah satu buruh pelabuhan (TKBM) di Area Tanjung Priok turut menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa paket sembako yang diterima sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama bulan Ramadan.
 
Melalui program TJSL ini, IPC TPK berharap kehadiran perusahaan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap kelancaran logistik nasional, tetapi juga memberikan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mencerminkan nilai Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) melalui pemberian manfaat yang inklusif bagi berbagai kelompok penerima di sekitar wilayah operasional perusahaan.

 
IPC TPK Wujudkan Mudik Aman, Nyaman, dan Inklusif
Lewat Mudik Gratis Bersama Pelindo Group
 
Jakarta, 3 Maret 2026 – Antusiasme dan raut bahagia para calon pemudik tampak di Masjid Al-Khodamuttaqwa, Pelabuhan Tanjung Priok hari ini, saat PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi membagikan 500 tiket Program TJSL Mudik Gratis Bersama Pelindo Group untuk rute Jakarta–Semarang dan arus balik Semarang–Jakarta. Sebanyak 10 armada bus telah disiapkan IPC TPK untuk mengantar para peserta dalam perjalanan pulang dan kembali, menandai dimulainya rangkaian mudik yang dinantikan masyarakat.
 
Pendaftaran program telah dibuka secara daring pada 24 Februari lalu, dan mendapat animo tinggi dari masyarakat. Para peserta dijadwalkan berangkat pada 16 Maret 2026, dengan jadwal arus balik yang telah disiapkan pada 27 Maret 2026.
 
Program ini bukan sekadar penyediaan fasilitas transportasi, tetapi juga mencerminkan komitmen perusahaan terhadap prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI). Melalui skema pendaftaran terbuka untuk umum, IPC TPK memastikan akses yang setara bagi masyarakat dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi untuk dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
 
“Program ini mencerminkan komitmen berkelanjutan IPC TPK dalam menciptakan nilai sosial yang nyata, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat secara tertib dan aman selama periode mudik Lebaran, sekaligus memastikan akses yang inklusif bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK.
 
Seluruh peserta akan diberangkatkan menggunakan moda transportasi darat yang telah memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan. Koordinasi operasional dilakukan secara matang bersama Pelindo Group guna memastikan perjalanan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
 
Sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), program ini memperkuat peran perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Dari perspektif DEI, Mudik Gratis menjadi bentuk kehadiran perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga menghadirkan keadilan akses (equity), merangkul keberagaman penerima manfaat (diversity), serta memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal dalam momentum penting seperti Lebaran (inclusion).
 
Selain meringankan beban biaya perjalanan masyarakat, program ini turut mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan risiko kecelakaan selama periode arus mudik dan balik.
 
Melalui inisiatif ini, IPC TPK menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya tentang kinerja operasional, tetapi juga tentang memastikan manfaat perusahaan dapat dirasakan secara luas dan setara oleh masyarakat.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar